Customize Consent Preferences

We use cookies to help you navigate efficiently and perform certain functions. You will find detailed information about all cookies under each consent category below.

The cookies that are categorized as "Necessary" are stored on your browser as they are essential for enabling the basic functionalities of the site. ... 

Always Active

Necessary cookies are required to enable the basic features of this site, such as providing secure log-in or adjusting your consent preferences. These cookies do not store any personally identifiable data.

No cookies to display.

Functional cookies help perform certain functionalities like sharing the content of the website on social media platforms, collecting feedback, and other third-party features.

No cookies to display.

Analytical cookies are used to understand how visitors interact with the website. These cookies help provide information on metrics such as the number of visitors, bounce rate, traffic source, etc.

No cookies to display.

Performance cookies are used to understand and analyze the key performance indexes of the website which helps in delivering a better user experience for the visitors.

No cookies to display.

Advertisement cookies are used to provide visitors with customized advertisements based on the pages you visited previously and to analyze the effectiveness of the ad campaigns.

No cookies to display.

Mahasiswa Semester 2 Magister Epidemiologi Universitas Diponegoro (Undip) menyelenggarakan kegiatan studi lapangan yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi kasus leptospirosis di Desa Gebang, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak pada 15-16 Juni 2023. Penelitian ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam memahami dan mengatasi masalah kesehatan masyarakat di lapangan.

Leptospirosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Leptospira, yang biasanya menyebar melalui air yang terkontaminasi oleh urine hewan yang terinfeksi. Penyakit ini dapat menyebabkan gejala serius pada manusia, termasuk demam, muntah, diare, dan dalam kasus yang lebih parah, gangguan ginjal dan hati. Desa Gebang dipilih sebagai lokasi studi lapangan karena tingginya potensi penyebaran penyakit ini, terutama karena banyaknya kegiatan pertanian dan kontak manusia dengan hewan ternak.

Tim mahasiswa epidemiologi Undip melakukan berbagai kegiatan dalam rangka studi lapangan ini, termasuk survei penduduk, pengambilan sampel air, dan pemeriksaan hewan ternak untuk mengidentifikasi sumber potensial penularan leptospirosis. Selain itu, mereka juga melakukan sosialisasi kepada kader setempat tentang tindakan pencegahan yang dapat diambil untuk mengurangi risiko terkena penyakit ini.

Ketua Program Studi Magister Epidemiologi Undip, Dr. drh. Dwi Sutiningsih mengungkapkan “Kegiatan praktik lapangan ini juga merupakan bagian dari komitmen Undip untuk berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif yang signifikan pada kesehatan masyarakat di Desa Gebang.”

Studi lapangan ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi otoritas kesehatan setempat dan membantu dalam merancang program pencegahan leptospirosis yang lebih efektif di masa depan. Mahasiswa Magister Epidemiologi Undip telah menunjukkan dedikasi mereka dalam menjalankan kegiatan ini dan berharap dapat membantu mengurangi beban penyakit leptospirosis di Desa Gebang Kabupaten Demak.